Archive for April, 2008

Kamuflase

Kamuflase

Koen Setyawan 2008

Advertisements

,

Leave a comment

Green Festival – 25 April

Botani Green Festival 2008

Ikuti acara YABI/FBI di Green Festival, Botani Square Bogor:

  • Stand Pameran YABI/FBI (22 – 27 April 2008)
  • Lomba Menghias Kue Badak (tim keluarga, Sabtu 26 April 2008, jam 13:00)
  • Coaching: Menggambar Badak (oleh mas Koen Setyawan, Sabtu 26 April 2008, jam 14:40)
  • Lomba Gambar Anak-anak (Minggu 27 April 2008, jam 10:00)

———-

Stand YABI/FBIJumat, 25 April 2008

Para “badak” sudah beraksi di stand YABI/FBI. Bertempat di Lantai Dasar otani Square, dengan posisi yang strategis, “badak-badak” memamerkan diri. Stand kali ini diisi dengan poster pengetahuan populer badak (sejarah dan kondisi saat ini), poster perlakuan (konservasi kontra perburuan), dan juga beberapa panel yang menyajikan tapak badak dan contoh kotoran badak.

Di bagian tengah stand yang berkarpet merah, terdapat LCD proyektor yang menyajikan film pada layar lebar tentang badak di Taman Nasional Way Kambas. Film ini sangat menarik, karena selain menyajikan tentang tingkah laku keseharian badak, juga menceritakan saat badak lepas dari penangkaran dan menuju perkampungan. Digambar juga kesigapan para punggawa TNWK dalam mengawasi badak yang ada.

Mari menggambarDi karpet merah ini pula adik-adik diberi kesempatan mencoba melukis badak, sesuai dengan imajinasi yang terengkat dari film yang tersaji. Juga diberikan contoh gambar-gambar badak untuk diikuti. Tentunya ini adalah gambar badak Indonesia. Hasil dari masing-masing anak tadi segera digelar di lantai, sehingga dapat dinikmati oleh semua pengunjung. Wah, gambarnya bagus-bagus sekali…

Foto-foto hari ini dapat dilihat di halaman Photo Album.

Acara hari ini ditutup pada jam 21:00. Besok, Sabtu , akan dilanjutkan dengan tambahan berbagai acara menarik dan seru, diantaranya adalah Lomba Menghias Kue Badak oleh tim keluarga (jam 13:00) dan juga Cara Menggambar Badak untuk adik-adik SD yang akan dibimbing langsung oleh mas Koen Setyawan.

Jumpa di Botani Square ya….!!!

, ,

Leave a comment

Badak On-Air di Women Radio

Mas Koen beraksiHari ini, Kamis 24 April 2008, hari On-Air bagi “badak”… Women Radio 94.3 FM Jakarta mengundang YABI dan FBI untuk ngobrol-ngobrol ringan seputar badak Indonesia.
Rombongan dari “kandang badak” di Bogor terdiri dari “Inov” Sectionov (mewakili YABI) dan Koen Setyawan serta Hartanto (mewakili FBI). Acara ngobrol ini berlangsung jam 9 sd 10.

Pagi harinya, jam 6 sd 7, Mbak Ida dan Mas Yasser mendongeng tentang Badak, yaitu cerita tentang Ratu si badak penghuni Taman Nasional Way Kambas, karangan mbak Yenni. Cerita ini bisa juga dibaca pada web ini. Acara dongeng pagi di WR ini adalah acara semi interaktif, dimana selesai dongeng ada sapaan dari WR ke “Prince and Princess” dan juga ada request dari Prince dan Princess ke WR, baik yang terkait dengan dongeng ataupun tidak.

Memasuki jam 9, “rombongan badak” masuk ruang dan mulailah mbak Ida dan mas Yasser memulai pembicaraan. Obrolan ringan ini dimulai dengan pertanyaan “apa dan bagaimana sih kabar badak saat ini…”.

Read the rest of this entry »

, ,

3 Comments

Hari Bumi 2008

Hari ini, 22 April 2008, kita memperingati Hari Bumi. Forum Badak Indonesia mengajak kepada semua untuk selalu meningkatkan kecintaan kita pada Bumi, tempat dimana kita berpijak dan hidup, dengan selalu meningkatkan kepedulian pada kelestarian alam.

Badak adalah salah satu makhluk penghuni Bumi. Habitat Badak Jawa dan Badak Sumatera semakin terdesak oleh aktifitas kehidupan kita. Spesies ini kehidupannya sangat tergantung pada kepedulian kita. Yang diharapkan tentunya tidak hanya kepedulian kita pada Badak sebagai satu entitas tetapi juga kepedulian pada lingkungan hidup dan semua yang terkait dengan “kelangsungan hidup” Badak.

Apa pendapatmu tentang Hari Bumi..?

Apa harapanmu tentang kelestarian Badak..?

Sila tuliskan di halaman ini…

Selamat Hari Bumi…!

Salam Lestari…!!!

5 Comments

YABI dan FBI di Green Festival

Yayasan Badak Indonesia (YABI) bersama Forum Badak Indonesia (FBI) hadir di Green Festival, Botani Square Bogor, 22 – 27 April 2008.

Kegiatan apa yang akan melibatkan YABI/FBI di Green Festival ini..? Antara lain adalah:

  • Stand Pameran YABI/FBI (22 – 27 April 2008)
  • Lomba Menghias Kue Badak (tim keluarga, Sabtu 26 April 2008, jam 13:00)
  • Coaching: Menggambar Badak (oleh mas Koen Setyawan, Sabtu 26 April 2008, jam 14:40)
  • Lomba Gambar Anak-anak (Minggu 27 April 2008, jam 10:00)

Peserta lomba: terbuka untuk umum.

Pendaftaran pada Stand YABI/FBI.

Yuk kita ramaikan Green Festival 2008 dalam rangka memperingati Hari Bumi.

Read the rest of this entry »

,

2 Comments

Cloning alternative may help save white rhino

White Rhino @ TelegraphTelegraph – A novel kind of test tube reproduction is to be used to help save one of the world’s rarest animals – the northern white rhino – which is on the brink of extinction with few, if any, individuals left in the wild.

Cloning has been used before in efforts to help preserve endangered wildcats, ox and sheep but the method is controversial because it is very inefficient and conservationists also believe it is a distraction from the underlying problem of preserving wild habitats.

Now the Institute for Breeding Rare and Endangered African Mammals in Edinburgh has approached Dr Thomas Hildebrandt at Berlin Zoo and Sir Ian Wilmut’ and Dr Paul De Sousa at the University of Edinburgh to find a way to test an alternative to conventional cloning methods that could help northern white rhino repopulate the grasslands of north-east Africa.

Read the rest of this entry »

1 Comment

Stolen rhino horns could be deadly

S.Africa museum says stolen rhino horns could be deadly
Mon 14 Apr 2008, 13:52 GMT

CAPE TOWN (Reuters) – Two 19th century rhino horns stolen from a South African museum could be deadly if sold as a popular aphrodisiac because they are drenched in poison, a museum official said on Monday.

The “priceless” horns were snatched from a display at the historic mammal gallery in Cape Town on Saturday evening, said Jatti Bredekamp, chief executive of Iziko Museums.

“Unknowingly, the thieves have exposed themselves to more than the danger of arrest and prosecution,” Bredekamp said in a statement.

Read the rest of this entry »

Leave a comment

Kisah Si Ratu (bag-2/2)

sumatran rhinoSepanjang perjalanan aku menemukan banyak liana, namun tanpa aku sadari ternyata 100 meter di depanku ada sebuah lahan yang terbuka. Aku tak tahu pasti lahan apa itu. Terdorong oleh rasa keingintahuanku akhirnya aku melangkahkan kaki kearah lahan terbuka. Wow….. sangat luar biasa, hutan yang dulu aku lihat sekarang telah berubah menjadi lapangan bola…..

Beribu-ribu pohon besar tumbang. Ahhhh….. aku jadi teringat dengan sahabatku Boni, ada dimana dia sekarang…. jangan-jangan dia ada di salah satu pohon besar itu. Atau jangan-jangan dia tertangkap oleh para penebang pohon…. aku jadi mengkhawatirkan keadaan Boni. Aku sibuk mengamati pohon-pohon tumbang tersebut untuk memastikan bahwa tidak ada Boni diantaranya. Aku terlalu mengkhawatirkan Boni sampai akupun tidak sadar dengan keadaan sekitarku. Aku terhenyak ketika aku mendengar suara teriakan, sepertinya teriakan itu ditujukan untuk menghalau kehadiranku.

Read the rest of this entry »

,

Leave a comment

Officials get a feel of project

Rhino @ PobitoraPobitora, April 11: It was nothing short of a war zone at the Pobitora wildlife sanctuary, the venue of Assam’s rhino translocation project.

The paramilitary forces and forest personnel had sealed all the entry routes for outsiders from 4am to 4pm.

No one knew what was happening inside, except that the wireless messages kept informing the forest personnel on the developments.

Finally at 4pm, when the news came on the operation being called off after two male rhinos were tranquillised out of the targeted four, the expressions on the faces of exhausted field personnel conducting the operation were those of relief.

“Spending hours under the sun was too much. Today we came to know what translocation is all about,” a field official admitted.

Read the rest of this entry »

Leave a comment

Kisah Si Ratu (bag-1/2)

sumatran rhinoHalo teman-teman, namaku Ratu. Pasti kalian berpikir aku adalah seorang penyanyi? ……. bukan,… aku bukan penyanyi. Aku adalah seekor Badak Sumatera. Kalian pasti bingung, kenapa ada seekor badak yang punya nama seperti seorang penyanyi? Jangan bingung teman-teman aku akan menceritakan asal mula namaku.

“Aku lahir di sebuah kawasan Taman Nasional Way Kambas Lampung, 4 tahun yang lalu. Aku memiliki dua cula di kepalaku. Badanku tidak terlalu tinggi untuk ukuran seekor badak Sumatera. Aku mempunyai empat kaki yang kuat. Badanku berwarna hitam keabu-abuan dan badanku ditumbuhi bulu-bulu. Aku tumbuh besar di dalam hutan yang rimbun. Banyak sekali tanaman liana di hutan ini. Selain itu banyak juga pohon-pohon tinggi yang menjadikan rumahku selalu teduh. Setiap hari aku menghabiskan sepertiga waktuku untuk berkubang. Oya kalian tahu apa itu berkubang?…. berkubang adalah satu aktifitas yang aku lakukan dengan cara berendam dalam kolam yang berisi lumpur, ini aku lakukan agar kulitku terhindar dari gigitan lalat dan dari sengatan sinar matahari.

Read the rest of this entry »

,

1 Comment